Tips & Trik Membuat Press Release yang Disukai Media

press release

Press Release yang disukai media merupakan suatu informasi yang berguna atau mempunyai intisari atau suatu nilai dari suatu berita. Jadi pembaca pun mengerti maksud dari informasi yang diberikan, media pun juga mendapatkan bahan yang bagus untuk ditampilkan ke masyarakat luas. Sebelumnya kita sudah tau apa itu pembuatan press release.

Pembuatan press release (siaran pers) ialah salah satu aktivitas yang kerap kali tak dieksekusi dengan bagus oleh pebisnis atau penggiat startup. Meskipun siaran pers sangat penting untuk membentuk produkmu dikenal oleh publik. Pendekatan permulaan terhadap media juga biasanya berawal dari siaran pers.

Perusahaan besar ladzimnya mempunyai divisi tersendiri buat menangani relasi dengan pihak luar, atau menyerahkan urusan press release pada pihak ketiga. Tetapi apabila kamu pemilik perusahaan kecil atau startup, ada bagusnya kamu menyimak tips-tips di bawah ini supaya kamu dapat membikin press release yang bagus sendiri.


Tiga prinsip penerbitan press release

Sebelum masuk ke tips-tips penulisan secara spesifik, ada bagusnya kamu memahami secara khusus dulu pola pikir media saat menentukan berita. Kalian bisa menerapkan tiga prinsip ini untuk meningkatkan kemungkinan press release (siaran pers) buatanmu yang diterbitkan oleh media.

Baca Juga : Jasa Distribusi Press Release ke Media-Media Online Indonesia

Signifikan atau unik

Faktor paling penting dari sebuah berita ialah konten berita itu sendiri. Media mau berita menarik yang dapat mendatangkan pembaca, dan buat menjadi menarik, sebuah berita seharusnya terlihat dibandingi ratusan bahkan ribuan berita lain tiap harinya. Contohnya kejadian yang berpengaruh pada banyak orang, atau kejadian yang menghasilkan orang lain penasaran ingin tahu lebih lanjut.

Disaat kamu membuat siaran pers, cobalah posisikan dirimu menjadi pembaca, kemudian tanyakan pada diri sendiri, “Seandainya saya melihat berita ini, apakah saya akan membacanya?” Siaran pers berisi penemuan, pendanaan, acara besar, dan milestone perusahaan akan lebih diminati ketimbang sekedar pemberitahuan bahwa aplikasi milikmu memperoleh update kecil.

Relevan dengan pembaca

Tiap-tiap media yang sudah mempunyai audiens biasanya memiliki fokus bidang yang cocok dengan audiens tersebut. Kirimkan siaran pers pada media yang mempunyai fokus bidang sesuai dengan produkmu supaya berita tersebut lebih sesuai diangkat menjadi artikel.

Pada praktiknya, banyak juga siaran pers yang dikirim via email blast ke sebanyak mungkin media tanpa memandang relevansinya. Metode seperti ini sudah cukup lumrah dan boleh diaplikasikan, tetapi alangkah baiknya kalau kamu mengirimkan pesan yang lebih personal dan terkustomisasi.

Memberi nilai tambah

Saat menulis siaran pers, tujuanmu tentu telah jelas, yakni mempromosikan produk atau perusahaanmu. Namun kamu seharusnya hati-hati supaya bahasa yang kamu pakai tidak terlalu “ngiklan” (hard sell). Walaupun kamu termotivasi ingin seluruh dunia memahami betapa kerennya fitur dalam produkmu, konsisten tahan diri sebab siaran pers bukanlah slot iklan.

Ketimbang terpaku membanggakan produk, ubahlah penekanan penulisanmu menjadi lebih mengutamakan pembaca. Apa manfaat produkmu untuk pembaca? Apakah produkmu dapat mengubah hidup banyak orang? Kenapa pembaca butuh produkmu? Berita yang bermanfaat bagi pembaca yaitu berita yang menarik untuk diterbitkan.

Perlakukan press release seperti artikel

Sesudah memahami berita seperti apa yang disukai media, selanjutnya kamu seharusnya memikirkan teknis penulisan itu sendiri. Secara singkat, waktu kamu menulis siaran pers, anggaplah bahwa kamu sedang menulis artikel.

Buat artikel yang sesuai copy-paste

Anggaplah bahwa hasil akhir tulisanmu itulah yang nantinya akan diterbitkan, tanpa perubahan sedikit pun. Memang tak semua melaksanakan, akan tetapi terdapat media yang menerbitkan siaran pers langsung copy-paste dari teks sumbernya. Jadi pastikan konten tulisanmu siap terbit, komplit dengan judul yang padat dan menarik perhatian.

Dengan membikin siaran pers yang siap terbit, kamu juga dapat menerapkannya sebagai bahan artikel pada situsmu sendiri. Lempar satu batu, kena dua burung.

Hemat jargon dan kata sifat

Gampang sekali untuk terjebak pada beraneka macam kata sifat positif waktu kita mempromosikan produk. Kita berharap masyarakat tahu bahwa produk kita “bagus”, “inovatif”, dan sebagainya. Namun terlalu banyak kata sifat akan membentuk press release menjadi terlalu hard sell. Lebih bagus hindari kata sifat, akan tetapi gunakan fakta, data, serta angka untuk menonjolkan kualitas yang kamu miliki. Media benar-benar menyukai angka-angka.

Pemakaian slogan terlalu banyak juga dapat menyulitkan pembaca. Kalau kamu menargetkan audiens yang spesifik, slogan-slogan itu mungkin sudah umum. Tetapi buat pembaca awam, terlalu banyak istilah dapat menyulitkan. Malahan di kasus yang parah juga dapat menyulitkan jurnalis yang membaca siaran pers milikmu.

Gunakan pernyataan langsung

Pernyataan langsung ialah hal yang opsional, tapi mampu menghasilkan berita terasa lebih berbobot serta kredibel. Apalagi sekiranya pernyataan hal yang demikian dikeluarkan oleh model penting yang banyak diketahui masyarakat. Meskipun cuman satu atau dua kalimat, sempatkanlah meminta pejabat penting di perusahaanmu untuk membuat pernyataan dalam siaran pers.

Mudahkan akses multimedia

Menyediakan materi multimedia bukanlah suatu kewajiban. Lagi pula tak seluruh media mencantumkan gambar atau video di artikel beritanya. Akan tetapi ini bisa sungguh-sumgguh membantu buat meningkatkan kecepatan publikasi siaran pers milikmu.

Sediakan gambar siap digunakan

Sertakan gambar menggunakan resolusi yang cukup tinggi di siaran pers, namun tak terlalu berlebihan. Kecepatan loading sebuah web berdampak besar terhadap kenyamanan pembaca, jadi kalau kamu mengirim gambar terlalu besar, jurnalis harus meluangkan waktu untuk mengecilkan atau mengompresnya. Sebaliknya, bila terlalu kecil atau buram, gambarmu tidak bisa dipakai.

Usahakan Gambar yang digunakan memiliki resolusi 720p atau 1080p dan aspect ratio 16:9 adalah ukuran yang ideal. Gambar dengan bentuk vertikal itu sebetulnya kurang baik, tapi sulit dihindari (screenshot aplikasi smartphone biasanya vertikal). Jadi usahakan saja agar ukuran vertikalnya tidak terlalu panjang.

Membuat press release yang bagus membutuhkan usaha, seakan-akan kamu harus memanjakan para jurnalis di luar sana dengan tulisanmu. Tetapi kamu harus ingat bahwa pemilik produk dan media sama-sama saling membutuhkan satu sama lain. Dengan siaran pers yang baik dan benar, pihak mediapun bisa menerbitkan berita dengan lebih cepat, akurat, dan menarik, sehingga menguntungkan bagi pemilik produk atau perusahaan.

Jika anda ingin membuat press release ke portal portal berita terbesar di Indonesia. Kalian bisa lihat disini atau menghubungi 0878 8644 6411 atau whatsapp klik disini

Anda Punya Pertanyaan ?